Mandiri berpikir dan bertindak

Kemandirian yang kulatihkan pada anak anak yang berikutnya adalah kemandirian berpikir dan bertindak. Yang artinya, anak anak belajar berpikir kreatif dengan jawaban yang benar benar keluar dari pemikirannya sendiri. Bertindak pun dengan landasan pemikiran yang jelas. Jadi bukan sekedar ikut ikutan.

Harapannya adalah bahwa anak anak nanti selain kreatif, juga memiliki landasan berpikir logika yang jelas. Baik dari segi pengetahuan umum maupun dari segi pengetahuan yang sedang fokus dipelajari sesuai minat dan bakatnya.

Kemandirian itu bermula dari membebaskan mereka membaca buku buku yang ada di perpustakaan dirumah, begitu mereka sudah mulai lancar membaca. Selain itu, membebaskan mereka menjelaskan dengan caranya sendiri apapun yang sudah mereak serap atau mereka baca dan lihat disekeliling. Kami orangtuanya menjelaskan ketika misalnya maksud dan tujuan kata kata belum pas. Biasanya mereka akan mejelaskan secara lisan apapun yang mereka pikirkan ketika kami berkumpul. Dan memang benar benar waktu itu anak anak juga dibebaskan untuk mengungkapkan apapun yang dirasakan minggu itu. Misalnya sedang kecewa karena tidak bisa naik sepeda, ya kita katakan memang naik sepeda itu nggak mudah. Karena belajar koordinasi antara kaki dan tangan juga mata dan anggota badan yang lain supaya seimbang. Anak anak mulanya memang abai, tapi kelamaan jadi terbiasa untuk menjelaskan dengan sejelas jelasnya menirukan kami orangtuanya. Komunikasi seperti ini juga yang berkontribusi untuk memuluskan konsep konsep kemandirian berpikir kepada mereka.

Tidak ada metode melatih kemandirian yang mudah dan langsung pas kepada setiap anak, terkadang metode kami untuk memandirikan anak anak ada yang kurang maka kami belajar kembali psikologi anak. dan meng observasi kembali perilaku anak anak. merunutkannya dan kemudian mengulang dengan metode yang berbeda.Disesuaikan dengan karakter anak anak yang juga unik dan berbeda.

Misalnya, metode melatih hidup mandiri untuk andro yang pendiam dan mikir panjang, berbeda dengan orion yang grapyak dan cepat bergerak tanpa berpikir panjang. Berbeda pula dengan Luna yang memperhatikan dulu, mengawasi baru bertindak. Semua metode itu kami catat dalam catatan kami orangtua. Sebagai bahan pengawasan dan evaluasi diri untuk memperbaiki kemandirian anak anak menjadi lebih baik dan sesuai target yang diharapkan.

#day16

#level2

#Bunda_sayang_IIP

#melatih_kemandirian

#tantangan_10_hari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s