Disiplin adalah dasar kemandirian anak

Semua orangtua pasti suka jika anaknya mandiri tanpa dipaksa, apalagi mandiri karena dorongan dari diri sendiri. Tapi ternyata tidak semua anak bisa mandiri. Karena orangtua tidak memberikan ruang dan memberikan waktu untuk berproses dengan mandiri. Syarat mandiri adalah disiplin. Baik disiplin kerja maupun disiplin dalam hal waktu. Jadi orangtua pun harus belajar disiplin diri dulu sebelum menlatih kedisiplinan pada anak.

Sejatinya semua anak sudah mengenal disiplin sejak dalam kandungan. Ketika pagi subuh mereka sudah bangun dan kemudian berceloteh sendiri membangunkan kedua orangtuanya. Namun ada kalanya, orangtua ada yang tidak sabar, maka anak akan menangis. Tanda tanda seperti itu sudah ada, hanya orangtua banyak yang mengabaikannya. ‘bobok lagi dek, masih pagi’ begitu yang sering dan banyak dilakukan karena orangtua tidak mau terganggu istirahatnya. Sehingga anak anak tidak diajak untuk melakukan kegiatan setelah bangun tidur. Mandi misalnya. Agar badan menjadi segar dan bisa bergerak dengan nyaman.

Anak anakku, andro, orion dan luna di ajarkan hal yang sama, sebelum azan subuh mereka sudah dibangunkan lalu mandi dan sarapan. kemudian sholat subuh. Sampai hari ini juga begitu. Anak anak sudah terbiasa. Bangun pagi sebelum subuh, lalu mandi dan sarapan kemudian berkegiatan. Tak terkecuali hari libur.

Bagiku, kedisiplinan penting untuk melatih kemandirian mereka untuk taat akan waktu dan taat aturan main. Kedengarannya memang keras, tapi kelak mereka pasti sendiri dan mereka tidak bisa bergantung pada orangtua terus menerus. Disiplin waktu yang diterapkan juga termasuk tidur/ istirahat tepat waktu.

Pada tingkatan tertentu, kadang anak anak melanggar disiplin. Dan biasanya aku tidak menyalahkan. aku akan menjelaskan, pelangaran punya konsekuensi yang harus dihadapi. Misalnya; bangun kesiangan akan membuat pekerjaan tertunda atau pekerjaan harus dilakukan terburu buru untuk mengejar ketrtinggalan.

Aku pasti menjelaskan semua ke anak anak ketika malam sebelum tidur apa kegiatan kami sehari esok. Dan biasanya mereka akan bertanya banyak hal. Penjelasan itu penting untuk menjaga komunikasi dengan mereka. Anak anak akan memahami jika kita berkata dengan baik dan bukan memarahi mereka.

Kegiatan ekstrim yang kulatihkan untuk disiplin adalah berkenalan dengan alam sekitar, mendaki gunung dan kemping. Disana anak anak belajar isiplin pada banyak hal, karena menyangkut lingkungan. Disiplin diri dan disiplin lingkungan kegiatan. Karena jika salah bertindak akan membahayakan diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitarnya.

#day15

#level2

#Bunda_Sayang_IIP

#Melatih_Kemandirian

#tantangan_10_hari

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s